Benih CM

Benih CM (Calopogonium Mucunoides) atau juga Kacang Asu 

Kategori : Kacang-kacangan

Deskripsi : Terna yang tumbuh cepat, dengan menjalar, membelit atau melata. Panjang hingga beberapa meter, membentuk sekumpulan daun yang tak beraturan dengan ketebalan 30-50 cm, dengan batang padat berrambut-rambut.Berdaun tiga, panjang tangkai daun hingga 16 cm. Daun berbentuk menjorong, membundar telur atau mengetupat-membundar telur, bagian lateral menyerong, kedua permukaan menggundul. Bunga tandan lampai, panjang hingga 20 cm, bunga dalam fasikulum berjumlah 2-6, berwarna biru atau ungu. Polong memita-melonjong, lurus atau melengkung, dengan rambut coklat kemerahan diantara biji, biji berjumlah 3-8. Biji berbentuk persegi padat dengan panjang 2-3 mm, berwarna kekuningan atau coklat kemerahan.

Penyebaran : Kalopogonium berasal dari Amerika tropis dan Hindia Barat. Kacang ini telah diperkenalkan ke Asia dan Afrika tropis pada awal tahun 1900 dan ke Australia pada tahun 1930. Kalopogonium telah digunakan sebagai pupuk hijau dan tutup tanaman di Sumatra pad tahun 1922 dan kemudian di perkebunan karet dan perkebunan serat karung di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kalopogonium di Indonesa ternaturalisasi dan telah tersebar ke seluruh daerah tropis.

Habitat : Kalopogonium dapat tumbuh mulai dari pantai hingga ketinggian 2000 m, tetapi dapat beradaptasi dengan baik pada ketinggian 300-1500 m. Kacang ini cocok pada iklim tropis lembab dengan curah hujan tahunan lebih dari 1250 mm. Kacang ini tahan terhadap kekeringan tapi mungkin akan mati pada musim kering yang lama. Dapat tumbuh dengan cepat pada semua tekstur tanah, walaupun dengan pH rendah antara 4.5-5. Cara tumbuhnya dengan membelit, membuat calopogonium mampu beradaptasi dengan baik pada beragam kondisi ekologi. Kalopogonium tidak dapat beradaptasi dengan adanya naungan yang ditunjukkan dengan adanya penurunan pertumbuhan pucuk, akar dan pembentukan bintil akar dengan turunnya intensitas cahaya. Hal ini mungkin disebabkan karena daun-daun calopogonium tidak memiliki plastisitas di bawah keteduhan dibandingkan dengan lain tanaman-tanaman yang toleran terhadap keteduhan seperti Centrosema pubescens dan Desmodium heterocarpon subsp. heterocarpon var. ovalifolium. Di bawah intensitas cahaya rendah(< 20%) daun-daun calopogonium akan mengurangi ukurannya sekitar 70% dibandingkan dengan daun-daun yang berada dalam cahaya matahari penuh.

Manfaat : Calopogonium dikenal baik sebagai satu jenis kacang polong pelopor yang berharga untuk melindungi permukaan lahan, mengurangi temperatur lahan, memperbaiki kandungan nitrogen, meningkatkan kesuburan lahan dan mengendalikan pertumbuhan rumput liar. Tanaman ini merupakan satu tanaman penutup panen yang penting untuk tanaman perkebunan, terutama karet dan kelapa sawit, di mana tanaman ini sering ditanam bersama dengan centro (Centrosema pubescens) dan kacang ruji (Pueraria phaseoloides). Calopogonium adalah juga digunakan sebagai suatu pupuk hijau untuk peningkatan kualitas lahan. Biasanya ditanam untuk makanan hewan, digunakan terutama sepanjang di akhir musim kering.